Akhirnya aku jatuh cinta

Akhirnya aku merasakan rasa ini. Rasa yang telah lama kutunggu-tunggu…getaran serba aneh yang tak bisa kupungkiri… kalau itu bernama cinta!

Rasa ini muncul sejak aku melihat wajah hitam manisnya. Lelaki pendiam nan santun walaupun lingkungannya jauh dari itu. Lelaki yang aku tahu dia sangat cerdas, walau nasib mengatakan lain. Lelaki yang di depannya aku bisa menteskan air mata, cermin di saat aku merasakan kebekuan melanda hati.

Lelaki yang bila aku tidak menemuinya…diri ini begitu rindu, merasa bersalah dan ingin segera bertemu. Walau kadang karena sibuk, aku tidak bisa menemuinya..namun dia tetap datang dan dengan sabar menunggu kehadiranku. Mendengarkan celotehku… selalu tersenyum dan menganggukkan kepala.

Tak banyak yang kutahu tentangnya… tapi pertemuan kami yang hanya sekali itu, mampu membuatku berani mengambil keputusan. Kalau aku tertarik padanya.

Anganku memuncak, khayalanku mengembara membayangkan.. seandainya saja aku bisa hidup mapan sendiri. Diri ini pasti akan memilihmu… lelaki dua belas tahun yang belum pernah merasakan bangku sekolah.. untuk menjadi anak angkatku.

Lelaki yang membuatku terpana karena dalam waktu yang singkat bisa menghapal huruf dan menuliskannya. Sempat aku tak percaya, ketika kutahu kau tak tahu alunan abjad dari A sampai Z di usiamu yang sudah dua belas ini.

Lelaki cerdas yang dalam hitungan menit mampu mengeja huruf hingga menjadi kata. Lelakiku… sungguh… seandainya saja… ah.. kau membuatku banyak meneteskan air mata.

Robb, akankah mimpiku terwujud… sungguh aku mencintainya karena-Mu.

Yang membuatku merasa sangat bersalah adalah… aku tak punya banyak waktu untuk menemanimu.. Habibi…sebenarnya aku ingin! Ingin sekali.. tapi entah mengapa… selalu ada saja halangan…

Habibi… ketegaranmu mengarungi hidup… membuatku sadar dan malu… begitu jauh diri ini bila dibandingkan kesabaranmu. Bibirmu yang selalu berhias senyum membuatku selalu terpana akan kisah hidupmu…

Semoga kau menjadi anak yang berguna bagi agama, keluargamu, lingkungan, dan kota tercinta ini.

Ehm… buat teman-teman yang merasa peduli terhadap teman-teman kecilku (anak-anak jalanan kota Malang…) bisa ikut bantu-bantu… dalam bentuk apapun deh… makasih sebelumnya.(http://tentangaku.multiply.com/journal/item/148)

Pengalaman Cinta Pertama

Saya sempet satu sekolah (lagi) sama seorang temen cewek yang saya kagumi sejak dulu, sepintas memang dia hanyalah seorang gadis biasa yang ceria & imut-imut. Tapi siapa sangka, dibalik sosoknya yang kecil dan berkesan irit itu memiliki segala kebesaran hati yang belum tentu dimiliki cewek lain. Dialah cinta pertamaku yang masih membekas dikalbu ini, sampai sekarang, saat ini, saat aku menuliskan & mengingat dia dikala itu.

Gadis manis ini bertubuh mungil & memiliki senyum yang khas, ceria, supel dan memiliki segala hal yang membuat banyak lelaki seusiaku terpesona. Yang membuatku sangat menyayanginya adalah kerendahan hati & jiwanya yang hangat kepada orang lain. Betapa nggak sadarnya dia, karena begitu mudahnya dia untuk disayangi & dikagumi.

Sampai akhirnya aku dekat & berteman dengannya, aku melihatnya membawa seikat bunga mawar putih bertuliskan kata cinta dari seorang kakak kelas. Aku hancur seketika, tapi sesaat kemudian aku senang. Karena aku bisa melihat senyumnya yang paling indah. Hingga saat ini, aku masih menyimpan perasaan yang sama, meskipun kini dia telah tumbuh menjadi remaja cantik & dikelilingi oleh banyak pengagum. Sempat aku bilang begini sama dia..

“………… aku cinta sama kamu”
“…………” dia memandangku dengan dua bola matanya yang jernih & berparas agak ling-lung. lalu ia melanjutkan
“kok bisa Dem?”
“ya inilah perasaanku, aku bosan memendamnya sendirian. Bukankah kamu yang ngajarin aku, untuk nggak munafik pada perasaan sendiri? ya inilah perasaanku yang sebenarnya”
“Dem, sejak kapan?”
“sejak aku melihat seorang malaikat kecil menolong seekor anak kucing dipinggir jalan”
tapi dem….” belum sempat ia melanjutkan kata-katanya aku memotong
aku nggak butuh jawabanmu, aku cuma mau bilang yang seharusnya kubilang.. makasih ya, sekarang aku udah lega”

tiba-tiba dia melengkungkan senyumnya yang paling undah, ku lihat pipi chubbynya berwarna merah dan meluncurkan pelukan yang paling hangat.. setidaknya, yang pernah kualami

udah ah, jadi lebay gw! (http://www.indonesiaindonesia.com/f/34935-pengalaman-cinta-pertama/)

Kapok Jatuh Cinta

kapok jatuh cinta bukan berarti kita gagal dalam bercinta, tapi bisa bermakna “setia”, “cukup satu” dan lain sebagainya. Di Blog ini adalah sebagai awal diciptakannya sebuah web yang akan memuat cerita-cerita cinta kalian, ga cuma yang sedih, yang happy juga bisa…So..mari kita berbagi cerita tentang cinta…karena cinta adalah anugerah. kirim cerita cinta kamu melalui email ke : kapokjatuhcinta@rocketmail.com

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.